Berjemur di bawah terik matahari
bak potongan kain kusam
menguras peluh yg sama byk dgn air mata
di tengah kegalauan dihenyakkan ujian bertubi-tubi
kupingnya berdenging2
meremas keras otak dgn tanya yg sama,
'Siapa yg berkenan mendengarkan??'
Ini cobaan
entah benar2 tahun yg suram?
Maha Penguasa,
berikan ia kekuatan
bak ombak yg menampar karang
sebegitupun jiwanya semakin kokoh
Badai ini terlalu kencang
pijakannya yg masih ranum jadi goyah
nyaris luluh lantak diterjangnya
keheningan tak buat gaungan itu berhenti berdenging
semakin lancang mencabik-cabik seolah menanti amukan
badai ini sedang diredam
Tak tampakkah kau,
aku sedang berdiri tegak menantangnya??
Banda Aceh, 26 Desember 2009
Selasa, 09 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar