Ketika kelak mereka bertemu
Malam biru pun tak lagi kelabu
Tak ada sayap luka
Tak ada kesendirian lunta
Hanya menari di atas atap naungan purnama
Pula dengan gaun merah bata
Tak kan dibiarkan ia terlunta di atas untaian kata
Memandang dengan mata melata
Dalam sendu, senyap di malam renta
Sang jelita ingin ia ikut berdansa
Mengenakan tuksedo bersepuh permata
Mari mereguk cawan cinta, kekasih.
Mari.
Cinta tak pernah buta.
Prada.
Malam minggu, 27 Februari 2010
Selasa, 09 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar