Selasa, 09 Maret 2010

Romansa Biru

Ketika kelak mereka bertemu
Malam biru pun tak lagi kelabu
Tak ada sayap luka
Tak ada kesendirian lunta
Hanya menari di atas atap naungan purnama
Pula dengan gaun merah bata

Tak kan dibiarkan ia terlunta di atas untaian kata
Memandang dengan mata melata
Dalam sendu, senyap di malam renta
Sang jelita ingin ia ikut berdansa
Mengenakan tuksedo bersepuh permata

Mari mereguk cawan cinta, kekasih.
Mari.
Cinta tak pernah buta.


Prada.
Malam minggu, 27 Februari 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar