Selasa, 09 Maret 2010

Perangkap Jiwa

Dunia yang penuh imaji
Ukiran awannya terulur panjang sampai bumi
Tapi lihat itu kotak persegi
Entah mengapa jiwa itu terperangkap di sana
Hanya bisa melihat lewat lubang kunci

Berontak jiwanya minta bebas
Habis suaranya menjerit miris
Pelan-pelan memohon hujan turun
Biar lapuk itu kotak persegi
Pelan-pelan menanti petir datang
Biar hancur berkeping-keping penjara laknat itu

Perangai jagad duniawi
Biarkan jiwanya bebas
Meniti jembatan pelangi
Dan peri mungil mengintari
Menghantar ia berlari ke penghujung
Lihat! Sesosok anonim duduk bersila
Senyum lebar
Tangan terulur lembut
Siapa dia?



Monday, February 15, 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar