Terus bungkam
teruslah berusaha hilangkan sekam
entah hujan itu datang esok atau tidak
hanya kita yang tahu
ke mana sekam itu akan dibuang
dan kapan sekam itu akan hilang
melebur dalam senja kala
di penghujung musim hujan
Bayangmu tampak samar
saat matahari tenggelam
dipeluk samudra raya
teruslah bungkam,
hingga segalanya karam
Banda Aceh, 19 November 2009
By me.
Respon terhadap Puisi Bungkam Dalam Sekam karya Abdul Razak MH. Pulo
Selasa, 09 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar